tips memilih kosmetik yang aman

Tips Memilih Produk Kosmetik Yang Aman

/
Yang kedua adalah tanggal kadaluarsa. Menurut pakar bedah plastik dari Schlessinger Eye and Face, yaitu Dr. David Schlessinger, bahan-bahan yang telah melewati batas kadaluarsa sangat dicurigai akan terdapat bakteri berbahaya yang dapat menyebabkan infeksi. Oleh karena itu lihatlah box dari kemasannya, pastikan bahwa apa yang akan anda beli masih dalam rentang aman.
Yang ketiga sebelum menentukan produk kecantikan kulit adalah memeriksa kandungan bahannya.
Produk yang komposisi pembuatnya dari bahan alami dan organik biasanya tidak memakai bahan pengawet kimia. Sehingga banyak bahan alami dan organik akan cepat terurai bila terpapar matahari dan udara. Caranya adalah dengan melihat kondisi warna dan bau, bila mempunyai perbedaan signifikan dari yang biasa dipakai, maka sebaiknya dibuang karena telah teroksidasi dan/atau bakteri telah berkembang biak. Minyak wangi dan lotion dari bahan alami dapat bertahan hingga 3 tahun, sedangkan make up di luar lipstik bisa bertahan untuk 1 tahun. Produk kosmetik dan perawatan kulit alami hanya mampu bertahan 6 bulan.

Bahan kosmetik yang aman

Berikut beberapa contok bahan yang terdapat di dalam kosmetik yang aman untuk digunakan. Namun berapa tingkat konsentrasinya agar dinyatakan aman, harus anda ketahui terlebih dahulu.
Retinol : Retinol merupakan vitamin A dari substansi hewani  dan merupakan bentuk vitamin A yang sudah dikenal luas. Retinol mempunyai fungsi untuk meningkatkan kolagen, memperbaiki pembuluh darah, mempercepat regenerasi sel, mengatasi jerawat dan menghilangkan bekas jerawat, mengatasi kulit kusam, serta menghilangkan flek. Selain retinol, vitamin A juga bisa didapatkan dari Retinoid Acid (Tretinoin dan Retin A), yang biasanya diberikan dengan resep dokter. Walaupun berhubungan namun keduanya mempunyai perbedaan yang cukup banyak. Perhatikanlah berapa persen kandungan retinol dan retinoid acid yang akan dipakai. Dalam konsentrasi yang terlalu tinggi, bahan ini dapat menyebabkan iritasi.
Alpha-Hydroxy Acids (AHA): AHA berfungsi untuk membuang sel yang sudah rusak dan kulit mati, mengurangi garis halus, bintik hitam, serta bisa untuk mengatasi sisa bekas jerawat. Dalam konsentrasi kurang dari 3%, AHA mampu bekerja sebagai agen pengikat air.
Hyaluronic Acid / Asam Hialuronat (HA): Asam hialuronat mampu menyerap air dan membuat kulit menjadi lebih kenyal. Salah satu aplikasi dari asam hialuronat adalah sebagai jaringan pengisi lunak untuk mengatasi kerutan dan lipatan di wajah. Moisturizer yang mengandung HA dapat membantu perbaikan kulit dan tumbuhnya sel baru. Juga dapat mengatasi kulit kering, atau iritasi. Krim HA, pelembab, dan krim mata, biasanya dijual dengan harga yang cenderung mahal.
Peptida: Peptida banyak disebut sebagai bahan produk kosmetik dan perawatan kulit paling efektif. Penelitian telah menunjukkan bahwa protein kecil yang merangsang kolagen dan elastin juga bertindak sebagai antioksidan. Tembaga yang biasanya bersarang di setiap sel akan bergabung dengan peptida untuk meningkatkan penyembuhan.
Hydroquinone: Zat ini sangat efektif untuk menyingkirkan masalah pigmentasi kulit dan mengurangi jumlah melanin. Produk kosmetik dan kecantikan kulit biasanya mengandung hydroquinone 2%, versi resep berisi 4%. Walaupun dinyatakan bahan kosmetik yang aman oleh FDA, belakangan ini sering menjadi perdebatan. Yang harus diperhatikan adalah konsentrasi dari HQ agar bisa aman dan nyaman dipakai. Beberapa negara eropa hanya membolehkan HQ maksimum 2%.

Komentar

Postingan Populer