kosmetik pelembap
INI LOH Kosmetik, pelembap, dan produk perawatan kulit
Kosmetik dan produk kulit secara umum mengandung bahan yang tidak berbahaya pada kehamilan sebagaimana diaplikasi pada kulit bagian luar (daripada menelan tablet).
Benzoil peroksida, asam salisilat, dan asam glikolat adalah sebagian dari bahan-bahan yang banyak ditemukan pada perawatan jerawat dan kosmetik. Ketiganya dianggap aman digunakan semasa kehamilan.
Hydroquinone, merupakan produk kulit pemutihan kulit yang dapat terserap melalui pori-pori kulit dalam jumlah yang lebih besar. Maka dari itu, sebaiknya dihindari ibu hamil.
Moksoksil, merupakan produk untuk pertumbuhan rambut.
Tretinoin, merupakan produk untuk mengatasi jerawat. Produk kulit ini memerlukan resep dokter dan juga tidak boleh digunakan semasa kehamilan.
Vitamin A, kekhawatiran terkait dengan jumlah vitamin A yang diperoleh secara oral dari makanan atau obat dalam dosis besar.
Namun, produk kecantikan yang mengandung vitamin A pada umumnya berkadar tidak banyak dan diserap sedikit melalui kulit. Tidak apa-apa untuk menggunakan produk antioksidan yang mengandung vitamin A.
Krim penghilang bulu dan krim pemutih rambut (bleaching)
Jenis krim untuk tujuan ini biasanya mengandung zat yang disebut asam tioglikolat (thioglycolic acid). Tidak ada data spesifik mengenai tingkat kemampuan penyerapan karena rendahnya bahan kimia yang bisa terserap ke dan waktu penggunaannya dinilai singkat.
Hal tersebut memungkinkan zat ini tidak berbahaya bagi kehamilan. Krim ini juga mengandung kadar bahan kimia rendah seperti natrium dan kalsium hidroksida. Karena itu, krim hair removal aman digunakan pada kehamilan.
Zat seperti hidrogen peroksida yang digunakan untuk pemutihan rambut (bleaching) umumnya diaplikasikan pada rambut dalam waktu singkat dan dalam konsentrasi rendah, maka efek bleaching dianggap tidak terlalu signifikan terhadap tubuh.
Namun, waspadailah produk dengan kandungan hydroquinone karena harus dihindari.

Tabir surya bisa menjadi salah satu kosmetik yang aman untuk ibu hamil - OkayDoc
Tabir surya
Tabir surya (sunscreen) mengandung berbagai bahan, termasuk oxybenzone, oktocrylene, dan octisalate. Penyerapan melalui kulit pada umumnya dianggap sedikit sehingga penggunaannya tidak menimbulkan risiko pada wanita hamil dan menyusui.
Sebaliknya, menggunakan tabir surya justru disarankan untuk menghindari sengatan sinar matahari saat hamil dan menyusui. Hindari penggunaan tabir surya pada area payudara agar mulut bayi tidak terpapar oleh zat kimia dari lotion tabir surya.
Rambut dan kuku
Banyak wanita hamil mengungkapkan kekhawatiran tentang paparan kimia dari berbagai perawatan, seperti pewarna rambut dan pelurus rambut.
Namun, penelitian menganggap bahwa paparan produk bahan kimia ini kadarnya minim terhadap janin karena hanya dioles bukan ditelan. Meski begitu, hindari terlalu sering mengaplikasikan produk berbahan kimia untuk mengurangi risiko dampak buruk pada janin.
Wanita hamil mungkin memiliki kekhawatiran tentang kuku mereka selama kehamilan. Hal ini dikarenakan adanya kekhawatiran tentang paparan kimia dan debu melalui kulit. Namun, paparan kuku yang relatif singkat dinilai tidak akan menimbulkan masalah
Untuk penataan rambut dan kuku yang terkena bahan kimia dalam jangka waktu yang lebih lama, sebagian besar penelitian menunjukkan tidak adanya peningkatan risiko cacat lahir atau komplikasi kehamilan lainnya.
Namun, penting untuk meminimalkan paparan dari bahan kimiawi, seperti saat menggunakan masker dan sarung tangan. Jangan enggan untuk mencuci tangan sebelum makan serta selalu menyimpan dan membuang bahan kimia secara aman.

Produk perawatan kuku penting untuk diperhatikan dalam memilih kosmetik yang aman untuk ibu hamil - OkayDoc
Perawatan laser
Laser paling sering digunakan untuk hair removal. Laser adalah cahaya yang hanya memanaskan permukaan kulit. Penggunaan alat ini tidak menembus sampai ke dalam kulit dan hanya di luar kulit. Karenanya, tidak menimbulkan risiko pada janin.
;))))))))))))))))))

Komentar
Posting Komentar